Konfigurasi Samba Server redhat 9.0

  1. Kopikan file samba ke /tmp/samba (file ini terdapat pada CD 1) File-file yang diperlukan :
    samba-common-2.2.7a-7.9.0. i386.rpm
    samba-2.2.7a-7.9.0.i386.rpm
    samba-client-2.2.7a-7.9.0.i386.rpm
  2. instal ke-3 file tersebut [root@localhost samba]# rpm -ivh samba-common-2.2.7a-7.9.0.
    i386.rpm
    [root@localhost samba]# rpm -ivh samba-2.2.7a-7.9.0.i386.rpm
    [root@localhost samba]# rpm -ivh samba-client-2.2.7a-
    7.9.0.i386.rpm
  3. Edit file smb.conf [root@localhost root]# gedit /etc/samba/smb.conf
    Masukkan script berikut ini untuk memberikan hak sharing pada
    user- user anda
    [fiki]
    comment = dataku
    path = /home/fiki
    public = no
    writable = yes
    printable = no
    browseable = yes
    create mask = 0765
    [client01]
    comment = data_01
    path = /home/client01
    public = no
    writable = yes
    printable = no
    browseable = yes
    create mask = 0777
    Masukkan script yang sama jika user anda masih banyak.setelah itu
    simpan lalu exit.
    Keterangan :
     Comment : digunakan untuk menerangkan data yang disharing.
    Anda dapat memberikan nilai berupa kalimat secara bebas.
     Comment = data sharing untuk semua user
     Path : digunakan untuk menentukan path lengkap dari directory
    atau file yang akan disharing dengan computer lain.
    Path = /home/folder_sharing
     Browseable : berfungsi untuk memberikan izin apakah data yang
    disharing boleh dibuka oleh pengakses atau tidak. Anda dapat
    memasukkan nilai YES (diizinkan) atau NO (tidak diizinkan).
    Browseable = no
    Dari skrip konfigurasi samba diatas, user lain yang tidak memilki
    hak akan dapat membuka directory yang disharing.
     Writeable : berfungsi untuk memebrikan izin apakah pengakses
    boleh menulis kembali data yang disharing atau tidak.
    Writeable = no
    Dari skrip diatas, user lain atau user tamu yang tidak memiliki
    hak dapat membuka directory yang disharing namuntidak dapat
    memanipulasi semua data didalamnya.
     Guest ok : digunakan untuk memberikan hak akses pada file atau
    directory, apakah user tamu diizinkan atau tidak untuk
    mengaksesnya.
    guest ok = yes
    perintah diatas mengakibatkan seluruh directory yang disharing
    dpat dibuka oleh semua user yang sedang login, termasuk user
    pemiliknya. Akan tetapi, user tamu hanya akan diberi hak akses
    untuk membuka dan membaca, tidak memanipulasi.
     User name : digunakan untuk mengamankan data sharing anda.
    Anda dapat menentukan nama-nama user yang diperbolehkan
    untuk mengakses data sharing. Anda dapat memberikan nilai
    lebih dari satu pada parameter user name, yaitu berupa namanama
    account user yang akan diberi izin untuk mengakses data
    sharing.
    username = user1, user2, user3
    dari skrip diatas, hanya user yang terdaftar yaitu user1, user2,
    user3 yang dapat mengakses data yang disharing.
     Only user : skrip ini memiliki fungsi yang berkebalikan dengan
    guest ok. Pada parameter guest ok, efek yang muncul adalah
    apakah user tamu (user umum) diizinkan atau tidak untuk
    mengaksesnya. Pada parameter user only akan bernilai nama user,
    sehingga hanya nama user bersangkutan yang dapat mengakses
    data yang disharing.
    only user = yes
    skrip diatas menunjukkan bahwa data yan disharing hanya dapat
    digunakan oleh user yang bersangkutan, sedangkan user yang
    tidak sesuai tidak dapat mengaksesnya.
  4. restart samba create-mask.jpg
    [root@localhost root]# /etc/rc.d/init.d/smb restart
  5. menambah user samba
    [root@localhost root]# smbadduser fiki:vq
    ENTER password for fiki New SMB password:****** # (fiki)
    Retype new SMB password:******
    # lakukan juga untuk user client01 dan client02
    [root@localhost root]# smbadduser client01:user01
    ENTER password for client01
    New SMB password:***** # (user01)
    Retype new SMB password:*****
  6. restart lagi…..

About fiki28

Saya tinggal di daerah Mojokerto, jawa timur, Indonesia. Bekerja di sebuah institusi pemerintahan sebagai teknisi komputer dan jaringan
This entry was posted in linux, redhat. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s