LANGKAH INSTALASI DEBIAN 4 BERBASIS GUI

logo debian

LANGKAH – LANGKAH INSTALASI

LINUX DEBIAN 4 BERBASIS GUI

  1. Masuk BIOS dengan menekan tombol Delete / F2 sesuai dengan jenis BIOS anda
  2. Pastikan Harddisk dan CD-ROM sudah terdeteksi
  3. Rubah urutan booting yang pertama menjadi CD-ROM
  4. Masukkan CD installer Debian yang pertama
  5. Simpan dan keluar dari BIOS dengan menekan tombol F10, lalu pilih Y (enter)
  6. Tunggu beberapa saaat sampai muncul tampilan seperti dibawah ini
  7. Untuk menginstall dalam mode GUI, ketikkan installgui (huruf kecil tanpa spasi)
  8. Setelah itu akan muncul untuk pemilihan bahasa instalasi. Biarkan default (English), lalu klik continue
  9. Kemudian anda akan diminta memilih bahasa dari Negara mana, biarkan default (United States), kemudian klik continue
  10. Pemilihan Keyboard biarkan default (American English) lalu klik continue
  11. Selanjutnya sistem akan mendeteksi CD-ROM dan melakukan mounting Tahap berikutnya adalah `load installer components from CD-ROM` yang juga dilakukan oleh sistem secara otomatis. Jika sistem tidak terkoneksi dalam jaringan DHCP maka konfigurasi network akan gagal sehingga harus dilakukan secara manual
  12. Kemudian lakukan konfigurasi jaringan secara manual dengan memilih opsi `configure network manually`
  13. Masukkan IP address yang akan digunakan oleh host debian etch pada jendela dialog berikut. kami menggunakan IP address 192.168.1.1
  14. Kami menggunakan netmask 255.255.255.0 pada jendela dialog netmask
  15. Kemudian di jendela dialog gateway, isi dengan alamat gateway yang digunakan. Kami menggunakan 192.168.1.1
  16. Masukkan IP server pada opsi `Name server addresses` kemudian klik continue untuk melangkah ke proses selanjutnya
  17. Tahap berikutnya adalah pengisian hostname yang akan digunakan pada sistem debian etch. Penulis menggunakan `vq` sebagai hostname
  18. Untuk `domain name`, penulis menggunakan `smkdlg.edu `
  19. Tahap berikutnya adalah proses partisi yang akan digunakan untuk instalasi debian etch. Pilih opsi `Manual` untuk melakukan partisi hardisk secara manual
  20. Kemudian sorot hardisk yang akan di partisi atau memilih partisi yang telah disiapkan untuk linux. kemudian klik Continue untuk melangkah ke proses berikutnya.
  21. Selanjutnya pilih yes pada Create new empty partition table on disk device
  22. Sorot partisi yang akan digunakan kemudian klik continue
  23. Pilih Create New Partition lalu klik continue
  24. Masukkan ukuran partisi yang digunakan sebagai root kemudian klik continue
  25. Pilih Primary, kemudian continue
  26. Pilih Beginning, kemudian klik continue
  27. Partisi Untuk root telah selesai, klik Done Settting up the partition
  28. Selanjutnya kita akan membuat parisi untuk swap. Klik drive yang akan di partisi kemudian klik continue.
  29. masukkan kapasitas yang digunakan sebagai swap. Disini kami menggunakan memory 128MB jadi kami memasukkan 256MB sebagai swap memory.kemudian klik continue
  30. Pada partition settings, klik ganda `use as` sampai seluruh opsi partisi muncul kemudian pilih jenis `swap area`.
  31. Klik ganda opsi `done setting up the partition` kemudian klik Continue untuk melangkah ke proses berikutnya
  32. Tahap berikutnya adalah pembuatan partisi untuk home directory. Klik drive yang belum di partisi kemudian klik continue
  33. Masukkan kapasitas untuk directory /home, kemudian klik continue.
  34. Klik ganda opsi `finish partitioning and writes changes to disk`
  35. Pada jendela dialog berikutnya, pilih opsi `Yes` kemudian klik continue untuk mengakhiri proses pembuatan partisi linux
  36. Tahap berikutnya adalah konfigurasi zona waktu. Biarkan default lalu klik continue
  37. Pada jendela dialog berikutnya, isi dengan password user root yang akan digunakan pada sistem debian. Klik continue untuk melangkah ke proses berikutnya
  38. Kemudian isi dengan nama lengkap dari user yang akan digunakan pada sistem debian etch. Klik continue untuk melanjutkan proses instalasi ke tahap berikutnya
  39. Jendela dialog berikutnya adalah nama user yang akan login ke sistem debian etch. Klik continue untuk melangkah ke tahap berikutnya
  40. Isi dengan password dari user yang anda gunakan pada jendela dialog sebelumnya
  41. Berikut merupakan proses instalasi base system dari debian etch
  42. Untuk `use a network mirror`, pilih opsi `No` kemudian klik continue untuk melanjutkan proses instalasi
  43. Jendela dialog berikutnya adalah `configuring popularity-contest`. Pilih opsi `No` kemudian klik continue untuk melangkah ke proses berikutnya
  44. Berikut paket-paket software debian etch yang akan diinstal pada komputer penulis. Anda dapat memilih paket software tertentu sesuai dengan kebutuhan
  45. Jendela dialog berikut digunakan untuk workgroup/domain name yang akan ditampilkan di seluruh komputer klien oleh server samba. Penulis menggunakan `iardlab`, kemudian klik continue untuk melangkah ke proses berikutnya
  46. Tahap berikutnya merupakan opsi jika host atau komputer yang digunakan terkoneksi ke DHCP server. DHCP server akan menyediakan informasi tentang WINS server (NetBIOS name servers). Penulis menggunakan opsi `no` karena komputer yang digunakan diset secara manual dan tidak terkoneksi ke DHCP server.
  47. Berikut proses instalasi paket software pada sistem debian etch yang penulis gunakan
  48. Kemudian pilih resolusi screen yang didukung oleh komputer anda. Penulis menggunakan 1024×768
  49. Proses berikutnya adalah instalasi boot loader, penulis menggunakan GRUB boot loader karena selera dan kebiasaan. Langsung klik continue
  50. Jendela dialog berikutnya merupakan informasi bahwa instalasi debian etch telah selesai. Klik continue untuk mengakhiri proses instalasi secara keseluruhan
  51. Berikut tampilan login prompt sistem debian etch yang telah terinstal dengan sempurna ke komputer yang penulis gunakan.


Advertisements

About fiki28

Saya tinggal di daerah Mojokerto, jawa timur, Indonesia. Bekerja di sebuah institusi pemerintahan sebagai teknisi komputer dan jaringan
This entry was posted in debian, linux. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s